Contoh Artikel Emosi (Psikologi Umum)
One
Direction Bayar Lunas Penantian 4 Tahun Directioners Tanah Air
M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
One Direction (Asep/detikHOT)
M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
One Direction (Asep/detikHOT)
Tibalah saat
yang dinantikan selama bertahun-tahun. Boyband paling tersohor hari ini, One
Direction, naik pentas untuk pertama kalinya di bumi pertiwi Indonesia.
Entah kenapa
lagu hits dari milik grup Latin Los del Rio 'Macarena' diputar. Sontak penonton
sedikit tertawa, tapi tak bisa menahan untuk bergoyang. Apalagi memang hits
tersebut punya goyangan khas melipat tangan di kepala yang tak bisa dilupakan.
Tak langsung
mulai, hits Beyonce 'Single Ladies' jadi lagu berikutnya yang diputar.
Directioners--sebutan penggemar One Direction--mulai gemas karena tak kunjung
melihat idolanya. Setelah beberapa lagu, seperti 'Locked Out of Heaven (Bruno
Mars), 'California Girl (Katy Perry)'.
Baru setelah itu
sorak sorai bergemuruh menggetarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK),
Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2015), ketika Harry Styles, Niall Horan, Liam Payne
dan Louis Tomlinson menginjakkan kakinya di panggung raksasa itu. detikHOT yang
berada di lokasi pun merasakan semangat membara itu.
Pekikan
Directioners langsung ditimpa oleh lagu 'Clouds' yang disambung 'Steal My
Girl'. Jangan tanya bagaimana kondisinya, karena penonton sama sekali tidak
membiarkan One Direction bernyanyi sendiri. Koor massal tercipta sejak awal.
"Jakarta,
kalian yang paling berisik dari seluruh konser One Direcrtion di mana
pun," tutur Liam Payne membuka interaksi. Membuat histeria yang memekakkan
telinga.
"Kalian
luar biasa. Terima kasih telah datang dan menikmati malam ini," tambahnya
lagi disambung teriakan lainnya.
'Little Black
Dress', 'Where Do Broken Hearts Go', 'Midnight Memories' dan 'Kiss You'
menyusul kemudian. Sedikit menurunkan tempo, Niall mengambil gitar akustik
untuk lagu 'Ready To Run'.
Seperti yang
sudah dipersiapkan sebelumnya, ucapan 'Thank You' dari barisan Tribune hadir
pada 'Don't Forget Where You Belong'. Suasana sedikit haru karena tiga layar
raksasa di panggung menayangkan 'footage' One Direction sejak masih berjuang di
ajang pencarian bakat 'X-Factor UK'.
"Terima
kasih Jakarta telah membuat kami di sini. Kalian telah membangun panggung yang
indah dan stadion yang luar biasa megah," gantian Niall menyapa dengan
logat Irlandia yang kental.
"Ini adalah
penantian 4,5 tahun yang sangat panjang. Terima kasih, terima kasih, terima
kasih," tambah Niall.
Sayang, tata
lampu di panggung sepanjang 50 meter itu terkesan biasa saja. Kalah silau dan
semarak dengan light stick dan lampu kamera Directioners. Untungnya, pesona One
Direction mampu mengesampingkan itu semua.
Di atas
panggung, empat remaja itu pun terlihat begitu menikmati. Tak jarang mereka
bercanda satu sama lain, saling berbisik dan tertawa. Liam juga sering kali
memutar mikrofonnya, sedangkan Harry berulang kali melemparkan air mineral
botol bekasnya.
Hits 'What Makes
You Beautiful' menjadi klimaks yang luar biasa heboh. Ditambah lagi, lagu
balada 'Story of My Life' yang tidak kalah syahdu, lambaian tangan ke kanan dan
kiri diberikan puluhan ribu penonton.
Babak pertama
konser bertajuk 'On the Road Again Tour 2015' itu berakhir. "We want
more... We want more... We want more," terdengar nyaring. Tak mau
mengecewakan, One Direction memulai babak encore dengan 'You and I'.
"Jakarta,
terima kasih, terima kasih. Sampai ketemu lagi di konser kami yang lain. Kami
sangat sangat sangat mencintai kalian," tutup Harry Styles dan disambung langsung
dengan hits 'Best Song Over'.
Directioners
kembali berjingkrak memberikan semangat dan kekuatan terakhirnya. Sampai
akhirnya pesta kembang api di langit gelap menjadi pertanda One Direction turun
panggung.
Tanpa terasa 22
lagu dibawakan sukses oleh One Direction. Tak ada ungkapan lain yang lebih
tepat selain One Direction sukses membayar lunas, tanpa ampun, penantian
Directioners Tanah Air selama 4,5 tahun.
Dari
artikel di atas bisa dilihat bahwa terjadi emosi pada Directioners (fans One
Direction) yang sedang menonton konser One Direction. Emosi yang diperlihatkan
oleh mereka adalah rasa senang, dan bersemangat untuk melihat band favorit
mereka. “sorak sorai bergemuruh menggetarkan
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2015), ketika
Harry Styles, Niall Horan, Liam Payne dan Louis Tomlinson menginjakkan kakinya
di panggung raksasa itu.” Dari artikel itu kita bisa tahu bahwa mereka
berteriak untuk mengungkapkan emosi senang mereka karena akhirnya bisa melihat
idola mereka. Hal ini seperti teori James – Lange yang mengatakan bahwa emosi
merupakan persepsi dari keadaan jasmani. Seperti “orang sedih karena menangis”
dan dalam artikel ini para Directioners senang karena berteriak. Ini dipicu
karena mereka melihat idola mereka dan secara spontan berteriak kencang dan
mereka mengetahui bahwa mereka senang dan gembira.
Bisa
dilihat juga dari ekspresi emosi mereka
secara non verbal. Ekspresi mereka cenderung tersenyum sambil berteriak selama
konser. Tak jarang ada beberapa dari mereka yang menangis terharu bahagia
karena bisa melihat konser itu. Ekspresi vokal mereka juga berubah menjadi
tinggi karena teriakkan yang mereka lakukan. Saat mereka ikut bernyanyi pun
suara mereka juga menjadi tinggi karena ada rasa semangat dan senang. Ekspresi fisiologis
mereka juga berubah, seperti menjadi berkeringat dari hasil emosi yang mereka
keluarkan.
sumber:: http://hot.detik.com/music/read/2015/03/25/230603/2869824/228/one-direction-bayar-lunas-penantian-4-tahun-directioners-tanah-air
Komentar
Posting Komentar